3 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah dan Efektif

Advertisement
tempat untuk iklan
Bagaimanakah Cara Cek Saldo BPJS yang mudah dilakukan? - #CaraCekOnline | BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) merukan badan yang telah bertanggung jawab secara langsunng kepada pmerintah atau presiden, yang mana badan ini memmpunyai tugas sebagai badan penyelenggara jaminan sosial di Indonesia untuk seluruh masyarakat indonsia, terutama diperuntukan untuk PNS (Pegawai Negeri Sipil), TNI (Tentara Nasional Indonesia), POLRI (Kepolisian Republik Indonesia), Pensiunan PNS serta pensiunan TNI/POLRI, dan pula tenaga kerja baik dari perusahaan BUMN mauppun perusahaan Swasta. BPJS juga memiliki beberapa pelayanan yang diantaranya yaitu, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Kesehatan merupakan layanan yang diperuntukan untuk jaminan kesehatan, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan merupakan suatu layanan yang diperuntukan untuk layanan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jamina n Kematian (JKM).


BPJS Kesehatan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang dahulu bernama Jamsostek merupakan suatu program pemerintah yang telah dibentuk pada tanggal 31 Desember 2013, yang mana kedua layanan jaminan sosial tersebut satu kesatuan dari JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). BPJS Kesehatan telah melakukan pelayanan secara resmi sejak tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan pelayan pada 1 Juli 2014.

BPJS sebetulnya bukan suatu badan jaminan sosial baru, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah terbentuk sejak tahun 1968 walaupun pada tahun itu menggunakan nama yang berbeda. Sejak awal pembentukan, BPJS dahulu memiliki nama BPDPK ( Badan Penyelenggaraan Dana Pemeliharaan Kesehatan), lembaga ini telah dibentuk sejak era presiden Soeharto yang mana bertujuan sebagai pengaturan pelayanan pemeliharaan kesehatan untuk Pegawai Negeri Sipil, ABRI serta pensiunan PNS dan ABRI.

Singkat cerita, pada tahun 1991 BPDPK telah diberi izin oleh pemerintah untuk memperluas cakupan pesertanya, jika pada awalnya jaminan sosial dan kesehatan ini hanya untuk PNS dan TNI / POLRI, maka untuk saat itu dapat menjangkau sebuah perusahaan baik BUMN maupun Swasta. Dengan dikeluarkannya Peeraturan Pemerintah atau PP No 69 Tahun 1991 yang mana bertujuan untuk memfasilitasi jaminan sosial dan kesehatan selain PNS dan TNI / POLRI yaitu tenaga kerja perusahaan swasta dan anggota keluarganya. Pihak perusahaan swasta dapat masuk dalam cakupan BPDPK dengan syarat membayar iuran yang telah ditetapkan setiap nulannya.

Selama kurun waktu lebih 8 tahun maka BPDK telah resmi berubah menjadi PT Perseroan atau Peusahaan Perseroan. Dengan berubahnya status lembaga tersebut menjadi Perusahaan Perseroan dimaksudkan untuk menjadi sebuah perusahaan yang mandiri supaya dapat menjalankan fungsinya dengan sangat baik. Kemudian setelah menjadi Perusahaan Persero, BPDPK telah berubah nama menjadi Asuransi Kesehatan (ASKES).

PT. Askes Persero telah menjalankan tugasnya dengan mandiri yang mana berfungsi sebagai pengurus penyelenggara Jaminan Kesehatan Khusus Pegawai Negeri Sipil, TNI / POLRI, serta Pensiunan PNS dan TNI / POLRI. Perjalanan PT Askes Persero pada akhirnya telah diteruskan denan perombakan nama menjadi BPJS Kesehatan. Dengan layanan BPJS Kesehatan ini bertujuan dengan maksud memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada seluruh warga Negara Indonesia tanpa terkecuali. Dengan adanya BPJS Kesehatan ini kita dapat saling bahu membahu membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan system subsidi silang.

Sedangkan untuk layanan BPJS Ketenagakerjaan yang dahulu bernama Jamsostek (PT Jamsostek persero) telah ditetapkan pada UU No 24 Tahun 2011 . PT Jamsostek yang telah berganti nama BPJS Ketenagakerjaan tersebut telah dipercaya dalam penyelengaraan program jaminan sosial tenaga kerja, yang mana memiliki layanan JKK, JHT dan JKM. BPJS Ketenagakerjaan telah bertanggung jawab dan terus melakukan peningkatan kompetensi di semua pelayanan dan terus mengembangkan program yang dapat bermanfaat secara langsung olej pekerja dan anggota keluarganya.

Seiring dengan perkembangan Teknologi informasi dan telekomunikasi, maka BPJS Ketenagakerjaan juga telah mengembangkan pelayanan melalui internet / online yang mana bertujuan untuk mendekatkan atau memudahkan pelayanan para pemilik kartu BPJS Ketenagakerjaan sehingga pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dapat terselenggara secara efektif dan efisien.

Cara Cek Saldo BPJS


BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak manfaat untuk anda sebagai pekerja perusahaan swasta maupun wiraswasta. Dengan adanya layanan BPJS Ketenagakerjaan ini maka anda dapat terlindungi baik dalam segi kesehatan maupun financial. BPJS Ketenagakerjaan juga dapat dicairkan dengan uang apabila anda telah berhenti dari sebuah perusahaan, anda dapat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan tersebut dengan uang yang mana jumlah uang yang anda terima itu adalah akumulasi dari iuran BPJS Ketanagakerjaan anda setiap bulannya pada saat anda bekerja. Yang mana Pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan tersebut dilakukan oleh pihak perusahaan dan pekerja, pekerja pada iuran itu hanya membayar sebesar 3% dari total gaji anda yang diterima setiap bulannya.


Apabila anda ingin mengetahui saldo yang ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan yang anda miliki, maka terdapat beberapa cara cek saldo BPJS ketenagakerjaan. Banyak cara cek saldo BPJS yang dapat anda lakukan dengan mudah diantaranya :

1. Cek Saldo BPJS melalui SMS, Cara ini terbilang cukup mudah dan praktis. Karena hanya melakukan pengiriman SMS dengan format SMS yaitu
Ketik REG#No.BPJS Ketenagakerjaan#Tanggal Lahir#Nama Ibu Kandung, setelah itu kirimkan SMS tersebut melalui nomor 0811 1009 696. Contoh : REG#4567#100991#Yati
Setelah itu anda akan mendapatkan ID, melalui ID tersebut anda dapat menggunakan untuk cek saldo , anda dapat cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan format , saldo#Nomor ID lalu kirim ke nomor 0811 1009 696. Setelah itu anda akan mendapatkan SMS balasan dengan berisi informasi jumlah saldo yang ada saat itu.

2. Selain cara cek saldo melalui SMS anda juga dapat melakukannya dengan mendownload aplikasi BPJSTK pada android anda. Aplikasi tersebut dapat anda peroleh melalui Google Playstore dan App Store, setelah terdownload lalu install aplikasi tersebut, kemudian anda langsung dapat menggunakan aplikasi tersebut. Pada menu aplikasi tersebut terdapat layanan Cek saldo JHT, maka anda pilih menu layanan Cek Saldo JHT, melalui menu pilihan tersebut anda mendapatkan informasi saldo BPJS Ketenagakerjaan yang anda miliki.

3. Cara terakhir anda juga dapat melakukan Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan melalui kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat di kota anda. Langkahnya yaitu anda dapat langsung menemui petugas di kantor BPJS Ketenagakerjaan tersebut, anda dapat langsung menanyakan jumlah saldo BPJS Ketenagakerjaan yang anda miliki melalui petugas itu.

Demikian Artikel Cara Cek Saldo BPJS ini saya informasikan, semoga dapat bermanfaat. Terimakasih!

✨ 🎲 🎳 Lihat Daftar Cara Cek Saldo Lainnya :
Cara Cek Saldo Kartu Kredit Bukopin Cara Cek Saldo Tcash Telkomsel
Cara Cek Saldo Kartu Kredit CIMB Niaga Cara Cek Saldo Smartfren
Cara Cek Saldo Kartu Kredit Mega Cara Cek Saldo di ATM
Cara Cek Saldo Kartu Kredit BCA Cara Cek Saldo SMS Banking BRI
Cara Cek Saldo Kartu Kredit BNI Cara Cek Saldo SMS Banking Mandiri
Cara Cek Saldo Prudential Cara Cek Saldo ATM Lewat HP
Cara Cek Saldo AXA Mandiri Cara Cek Saldo BPJS
Cara Cek Saldo Asuransi AIA Cara Cek Saldo BRI
Cara Cek Saldo ATM BNI Cara Cek Saldo BCA
Cara Cek Saldo Orange TV Cara Cek Saldo Mandiri
Advertisement
3 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah dan Efektif | Septa Maulana | 5